Minggu, 30 November 2014

Suara Hati

0

Penulis: Evan Septian 

Detik waktu yang terdengar jelas olehku
detak jantung yang berdetak menyambung hidupku
sayup-Sayup terdengar didalam kesunyian
suara rintihan hati yang menahan kerinduan
                                                                                                                              
Mataku yang melihat bayangan jiwanya
telingaku yang mendengar suara tangisanya
otak ku yang mengingat luka ditubuhnya
tetapi mengapa tanganku tak mampu tuk menyembuhkannya

Dapat ku kumpulkan harta dan perhiasan dunia
dapat pula kubangun istana terindah demi dirinya
namun tak berarti tanpa pelita kecil  duniaku
yang telah terhimpit dinding tanah berhiaskan cacing

Tuli kehidupanku tanpa langkah kecil dari kakimu
butalah jiwa ku yang tak sempat melihat akhir dari senyummu
lumpuhlah gerakku merenung memanggil namamu
leburkan tanggan ini yang tetap tak mampu menyembuhkanmu

Waktu seolah mengekang kebersaamaan kita
bagai kiasan cahaya yang berlalu
hilang dalam kesenyapan terpadu kesendirian
Bersama kenangan lalu akan citamu

Sekali lagi aku ingin menenangkanmu dalam pelukanku
menyembuhkan luka ditubuh dan hatimu
agar dapatku lihat kau berdiri tegak didepanku
meski semua hanyalah mimpi dalam tangisan didepan nisanmu.





0 komentar:

Posting Komentar

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com