Selasa, 29 November 2016

Januari

0

Penulis: Evan Septian

Januari kuhamparkan segala harapan ku diatas rerumputan langit
Getaran ambisi mencabut pohon kelemahan, ketakukan dan kemalasan jiwa
Hingga terlihatlah cahaya cita memudarkan kebutaan di setiap pagi ini
Lepas melengang kembali segala mimpi itu menuju tangan suci nya

Sebelum itu, kusadarkan diriku bahwa bisikan kegelapan takkan berhenti memunafikkanku
Duri di langkah ini takkan hilang, jarum kepedihan kan tetap menusuk hati
Batu-batu dari mulut hitam akan ada melempari jiwa dan fikiranku
Sampai ku melemah, takut  dan mati dalam waktu kehidupan ku

Apakah ku kan benar-benar mati dalam waktu kehidupanku
Selemah itu kah tubuh dan jiwa ini yang tercipta oleh kehormatan langit
Tidakkah aku memiliki iman dalam hati ini yang mencintai dan merindukan penciptanya
Benarkah sebagai manusia aku akan mati di waktu kehidupanku

Biarlah januari ini awal kubangun pondasi segala hasrat cita ku
Biarkan aku bangun dari liang kubur yang terbentuk oleh amarah dan kebisuanku
Kawal lah aku dengan semua doa-doa cinta hati kita semua kerabat ku
Tegap dan tegaskan melawan tantangan kehidupan dunia dan kelemahan diri ini karena aku
sadari aku Manusia
sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com